Pemanfaatan energi tak terbarukan yang hingga saat ini masih mendominasi penggunaan energi di Indonesia membuat masalah yang sangat serius dalam hal ketersediaan cadangan sumber energi tak terbarukan itu sendiri. Cadangan minyak bumi, batu bara, dangas alam suatu saat akan habis, jika dari sekarang kita tidak memperhatikan pemanfaatannya secara bijak.

Untuk mengatasi krisis energi ini, maka dibutuhkan solusi yaitu dengan menigkatkan pemanfaatan sumber energi terbarukan di Indonesia. Sumber energi terbarukan di Indonesia saat ini sangat melimpah. Selain itu, pemanfaatan sumber energi terbarukan juga mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Dampak Keterbatasan Energi

Sejumlah pihak menyatakan bahwa Indonesia saat ini tengah mengalami krisis energi. Alasannya, kebutuhan minyak dalam negeri saat ini lebih banyak ditutupi lewat impor. Sejumlah data menyebutkan, kebutuhan minyak dalam negeri 1,3 juta barel per hari (bph) pada 2017 dan naik menjadi 1,7 juta bph pada 2018. Ironisnya, produksi minyak Indonesia hanya 750 ribu bph.

Posisi energi Indonesia saat ini bisa dikatakan dalam kondisi yang sekarat. Kenapa? Produksi minyak hanya 750 ribu bph dan sisanya dipenuhi dari impor. Sejatinya persoalan energi adalah urusan kedaulatan suatu bangsa. Ketergantungan energi yang dialami Indonesia terhadap negara lain, seperti saat ini, bisa mengancam kedaulatan. Selain itu, impor energi ini juga menguras anggaran negara.

Pengertian Sumber Energi

Berdasarkan definisi dalam UU RI No. 30 Tahun 2007 Bab I Pasal 1, sumber energi adalah yang dapat menghasilkan energi, baik secara langsung maupun melalui proses konversi. Adapun sumber daya energy adalah sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai sumber energi maupun sebagai energi.

Gambar 2: Pembangkit Listrik Tenaga Angin